Preaload Image

Akuntansi atau Manajemen?

Akuntansi atau Manajemen?

Sebuah ulasan sederhana

Oleh: Yana Nuryawan SE, Ak. MBA.

Dua jurusan ini memang seperti dua sisi mata koin yang selalu berdampingan. Memang demikian adanya karena dua bidang studi  ini adalah bidang yang paling “compatible” diseluruh bidang usaha. Tidak ada satu perusahaanpun yang tidak memerlukan kedua bidang ini, baik formil atau nonformil, baik disadari atau tidak, terlebih lagi bagi perusahaan skala menengah ke atas sudah tentu akan sangat berkepentingan dengan dua bidang profesi ini.

Dimana Perbedaanya?

Perbedaan keduanya terletak pada watak kepribadian orang yang menjalaninya. Bila Anda seorang yang kreatif, visionaris, supel, komunikatif, multi tasking, menyukai tantangan, mempunyai High Achievement, Suka bekerja teamwork, ulet, maka jurusan Manajemen adalah lebih cocok untuk Anda, karena seni, kreativitas, dan ketangguhan seseorang sangat dibutuhkan guna meningkatkan kinerja perusahaan dimana Anda bekerja.

Sebaliknya bila Anda lebih menyukai pekerjaan lebih terstruktur, menyukai rutinitas, patuh mengikuti prosedur dan dapat mengikuti berbagai aturan, standard profesi, pedoman-pedoman yang ditetapkan baik oleh perusahaan, pemerintah, maupun ikatan profesi, maka Akuntansi adalah pilihan yang tepat, karna Anda akan memiliki ketrampilan khusus atau profesi yang khusus berhubungan dengan berbagai aspek keuangan serta laporan keuangan yang dapat dipertanggung jawabkan secara profesi, guna pengambilan keputusan baik oleh manajemen, pihak eksternal seperti Bank, Pajak, dan Investor.

Terlepas dari berbagai disiplin ilmu yang lainnya, kedua jurusan ini sangat bergantung satu sama lainnya.  Manajemen (manajer) sangat memerlukan informasi keuangan untuk perencanaan dan perumusan strategi-strategi dalam menjalankan usaha perusahaan. Begitu pula dengan Akuntansi (Akuntan) yang sangat bergantung kepada sumber data-data transaksi perusahaan yang dilakukan secara sehat dan transparan guna menyajikan laporan keuangan yang dapat dipertanggung jawabkan secara professional.

Benarkah Akuntansi untuk yang kuat hitungannya?

Mitos ini samasekali tidak benar. Kedua bidang ini sama-sama berhubungan dengan hitungan dan angka-angka.  Jurusan akuntansi hitungannya sudah terstruktur dengan perlakuan yang sama yang disepakati oleh profesi akuntansi yang diterima secara umum, sementara Jurusan manajemen pun tidak lepas dari hitung menghitung, mulai dari Analisa statistik hingga analisa perencanaan produksi, yang lebih bersifat insidentil atau periodik, tidak bersifat rutin, namun tetap digunakan dalam pengambilan keputusan.

Kesimpulan. Memilih dua jurusan ini akhirnya kembali kepada masing2 individu.  Apakah Anda mempunyai watak pemimpin yang dominan, berwawasan dan bergaul luas, ditunjang oleh kemampuan mengatur dan berkomunikasi, baik Indonesia maupun Bahasa Asing (terutama Inggris), maka Anda akan menjadi Manajer Profesional. Bila Anda seorang analis, komit terhadap aturan profesi, kurang menyukai berinteraksi dengan orang lain, maka Anda akan menjadi seorang Akuntan yang professional dibidangnya.

    1 Comment

  1. PURBA IMAM PURNAMA
    August 31, 2018
    Reply

    Wonderful explanation that helped clarify the connection between the two studies you are summarizing.
    Advice for prospective accountants: Develop and contribute the best capability in accounting report, accounting management, financing and auditing.
    Success for my campus!!!

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *